Nimati seni berbelanja di rumah anda dengan produk IFA Dahsyat

Kamis, 27 Oktober 2011

Para Pemenang Challenge Scoopy

Para Pemenang Challenge Scoopy



“Scoopy Ini Hadiah untuk Putriku”

Saya senang banget bisa dapat challenge scooppy. Scoopy ini saya peruntukkan buat putri saya, karena anak laki-laki pertama saya sudah dapat motor, jadi tinggal putri saya yang belum dapat. Untuk meraihchallenge ini saya menjalankan IFA Puspita dan IFA Cookware secara seimbang. Untuk memasarkan Puspita dan Cookware, saya bekerjasama dengan sekolah-sekolah, selain itu saya juga membuat arisan. Sekolah yang saya ajak kerjasama adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pemasaran Di sana saya bagikan katalog Puspita dan Cookware yang kemudian mereka coba pasarkan. Untuk arisan, biasanya kan barang dulu baru uang, tapi karena kepentok modal jadi uang dulu baru barang. Setiap kelompok saya buat tiga orang, dan hanya tiga bulan.
Suwina (Depot Ina Bersaudara) - Bintaro

“Akhirnya Terbayar Sudah”
Baru kali ini saya dapat scoopy. Dari sekian banyak tamu yang datang dari seluruh Indonesia saya masuk sebagai salah satu orang yang mendapatkan scoopy. Perolehan ini menambah semangat bagi saya, dan mudah-mudahan ke depannya bisa mendapatkan yang lebih dari scoopy ini. Untuk lolos challenge ini saya kemarin bekerja keras, masuk ke kampung-kampung mencari pelanggan IFA. Bahkan saya sempat jatuh ke jurang waktu menuju ke salah satu kampung di Sulawesi dengan mengendarai motor. Tapi akhirnya semua itu terbayar dengan mendapatkan scoopy ini. Saya banyak belajar dari senior-senior, memberi contoh ke member baru yang belum tahu. Dan nanti kalau saya pulang membawa motor scoopy ini saya akan mengumpulkan anggota-anggota saya dan menyemangati mereka untuk bisa seperti saya juga.
Ivan Nurtanio Nurung (Depot Mira Z.) – Sulawesin Selatan.

“Bikin Target Lebih Tinggi”
Hadiah seperti ini tidak pernah bisa saya dapatkan di tempat lain. Saya bisa lolos challengescoopy ini karena saya pribadi selalu bikin target lebih tinggi dari target yang diberikan oleh IFA Pusat. Tapi saya sebenarnya tidak hanya terpaku ke challenge ini, jadi saya terus mengembangkan jaringan dan menjual sebanyak-banyaknya.
Karena kalau saya hanya terpaku ke situ maka hanya satu prestasi saja yang saya peroleh. Bagi saya kalau bisa itu jalan semua. Kemarin omzet Cookware sudah mencapai tapi Puspita masih sedikit. Tapi saya berusaha keras. Saya dengar ada Aroma Terapi (produk IFA Puspita). Saya langsung bikin lahan, saya datang ke toko-toko. Saya jual secara partai, tidak eceran satu per satu. Jadi langsung capai.
Lusyen Lempang, Pimpinan Depot IFA Toraja Raya

“Customer adalah Raja Bagi Kita”
Saya enggak nyangka kalau dapat scoopy, aduh, seneng banget. Mudah- mudahan ke depannya saya bisa dapat KCSM dan mobil. Untuk mencapai challenge scoopy ini memang gampang- gampang susah, kita harus pandai ngerayu customer . Saya punya tips buat member-member lainnya, jangan sampai jauh dari customer karena customer adalah raja buat kita. Jadi kita harus benar-benar ngerti kemampuan dan kebutuhan customer, karena bagaimanapun mereka membantu kita. Terima kasih buat depot saya yang sudah membimbing saya dan selalu mengingatkan saya untuk terus menaikkan omzet.
Amita Dwijayanti (Depot Wahyu Ekawati) – Jember

“Berikutnya, Ingin Jalan-Jalan ke Luar Negeri”
Saya sangat senang, terharu, dan tentu bangga bisa lolos challenge ini walaupun banyak rintangannya. Kalau Cookwarenya lumayan mudah tapi kalau Puspitanya agak sulit. Khusus untuk Cookware saya bikin arisan tiap bulan. Sementara untuk yang Puspita saya kejar habis-habisan, saya tidak pernah menyerah, dan akhirnya lolos juga. Dengan ini saya lebih optimis dan mau yang lebih lagi, seperti jalan-jalan ke luar negeri, KCM, KPI. Buat para member yang belum mendapatkan challenge ini mungkin bisa berusaha lebih giat lagi. Buat yang sudah mendukung saya terima kasih, khususnya buat ibu depot saya dan tim IFA Cookware serta IFA Puspita. Semoga IFA semakin maju dan sukses selalu.
Sri Riska Ananda Putri (Depot Kembar) – Sulawesi.

“Optimis Sejak Awal”
Sejak awal saya memang sudah optimis bakal meraih challenge scoopy ini. Dan ketika tahu lolos, saya senang banget, gembira, pokoknya semuanya. Untuk tembus challenge ini cara yang saya lakukan adalah bikin arisan satu bulan sekali, mulai dari 75rb sampai 300rb. Sehingga saya bisa mencapai target. Mereka yang melihat produk-produk IFA Cookware ini semua enggak ada komentar, oke-oke saja, warnanya juga senang. Malah mereka usul agar dijadikan paket, sepaket berapa gitu. Ke depan saya ingin lebih maju lagi. Saya berharap semua member-member saya bisa mendapat scoopy ini. Buat IFA semoga ke depannya produknya bisa lebih oke.

Watira (Depot M Ichal) – Kalimantan.

Filosofi LOGO IFA

Filosofi Logo IFA

 
TENTANG LOGO


Logo baru IFA dibuat sesederhana mungkin, agar siratan arti dan maksudnya mudah ditangkap, enak dilihat, dan mudah diingat. Disain yang terlalu kompleks dikhawatirkan akan membuat perhatian menjadi terpecah-belah dan tidak fokus. Dengan disain yang ringan, pilihan font yang tepat, dan perpaduan warna yang pas (ungu-putih), logo baru IFA tampil lebih anggun dan bercitra modern.

ARTI WARNA

Logo baru IFA memilih kombinasi dua warna: ungu dan putih. Ungu menggambarkan semangat, energi, kreativitas, percaya diri, bahagia, dan optimis. Sementara putih menyiratkan kedamaian, keharmonisan, kejujuran, dan ketenangan yang mewakili unsur langit.
Dominasi nuansa ungu berpadu putih akan memberikan tarikan yang senafas dengan core business  IFA, yakni fashion dan kosmetik yang selalu diidentikkkan dengan keindahan, kecantikan, kemolekan, serta keeksotisan.

BENTUK LOGO


  • Bulatan penuh yang melingkari teks IFA adalah isyarat bahwa IFA kini berusia matang dan dalam wujudnya yang terbaik. Bulat juga melambangkan semangat untuk terus maju dan bersinar tanpa batas tertentu. Kematangan itu mendorong IFA ke arah cita-cita untuk selalu menjadi yang terbaik dan nomor satu.

  • Teks IFA yang tampak lentur menyiratkan adanya kehendak kuat untuk merespon setiap denyut perubahan yang mengiringi laju perkembangan zaman demi kemajuan serta keberhasilan member.

  • Teks IFA yang sinambung memiliki makna adanya suatu jalinan kekeluargaan yang begitu erat antarindividu yang terlibat dalam jaring-jaring bisnis IFA.
 
  • Huruf “i” pada teks IFA merupakan simbol dari dynamic human illustration (gambaran manusia yang dinamis); huruf “i” juga dapat bermakna ‘saya sebagai subjek’ yang sadar dan bangga menjadi bagian dari IFA.

  • Huruf “i” juga dokonotasikan dengan “Indonesia” sebagai tempat lahir dan pengabdian IFA. Ia juga didirikan oleh dua putra terbaik bangsa Indonesia. Sekaligus pula untuk menandaskan bahwa IFA adalah MLM lokal Indonesia.

  • Jika huruf “i” dilepas dari teks IFA dan dibuat berdiri sendiri dalam bulatan penuh yang melingkar itu, maka akan tampak menyerupai orang/manusia. Itulah wujud dari bisnis jaringan, di mana yang dihadapi adalah manusia, bukan semata-mata produk. Huruf “i” yang dibuat secara terpisah dan berdiri sendiri ini juga bisa difungsigunakan sebagai ikon produk IFA. []

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More